Di tengah gempuran arus digitalisasi yang begitu deras, minat baca di kalangan masyarakat luas menghadapi tantangan yang cukup berat. Buku fisik sering kali mulai ditinggalkan, padahal perpustakaan atau taman bacaan merupakan jantung dari pengetahuan sebuah peradaban. Menyadari pentingnya menjaga akses terhadap literasi fisik, SMK Al-Manar berinisiatif untuk menghidupkan kembali budaya membaca melalui pengelolaan fasilitas literasi publik. Saat ini, sekolah tersebut sedang membuka kesempatan luas bagi publik karena Cari Relawan Pustakawan untuk mengelola dan mengembangkan pusat informasi tersebut.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengembangan Taman Baca Masyarakat yang berlokasi di area strategis agar mudah dijangkau oleh warga sekitar, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Keberadaan taman baca ini bukan hanya sekadar deretan rak berisi buku, melainkan ruang ketiga bagi masyarakat untuk berdiskusi, belajar, dan berkreasi. Namun, sebuah taman baca yang baik tidak hanya membutuhkan koleksi buku yang lengkap, tetapi juga pengelolaan yang profesional dan ramah. Di sinilah peran relawan menjadi sangat krusial.
Seorang relawan pustakawan di bawah naungan SMK Al-Manar tidak hanya bertugas merapikan buku di rak. Mereka diharapkan menjadi kurator informasi yang mampu merekomendasikan bacaan yang tepat bagi setiap pengunjung. Selain itu, para relawan juga diajak untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif, seperti sesi mendongeng untuk anak-anak, bedah buku sederhana, hingga pelatihan penulisan kreatif. Dengan demikian, taman baca akan selalu hidup dan menjadi magnet bagi warga untuk berkunjung secara rutin.
Program ini sangat cocok bagi mahasiswa, praktisi pendidikan, atau pecinta buku yang ingin mendedikasikan waktu dan pikirannya untuk kemajuan literasi bangsa. Menjadi seorang Pustakawan di lingkungan taman baca masyarakat memberikan kepuasan batin yang luar biasa. Ada kebahagiaan tersendiri saat melihat seorang anak kecil akhirnya mampu menamatkan buku pertamanya atau saat melihat remaja yang mulai tertarik pada literasi sains berkat diskusi yang diinisiasi oleh para relawan.
Secara teknis, SMK Al-Manar akan memberikan pembekalan bagi para relawan mengenai sistem manajemen perpustakaan sederhana, cara merawat koleksi buku agar tidak mudah rusak, hingga teknik pelayanan prima kepada pengunjung. Ini adalah kesempatan emas bagi siapa saja yang ingin menambah portofolio di bidang sosial dan pendidikan. Kerja sukarela ini juga menjadi ajang networking yang baik dengan berbagai komunitas literasi lainnya yang sering bekerja sama dengan sekolah.